Home » Berita Nasional

    Video Seksualitas Pra Nikah Meresahkan Masyarakat

    Maraknya peredaran video seksualitas pra nikah belakangan ini sudah mulai  meresahkan masyarakat  indonesia khususnya bagi para orang tua. Pasalnya peredaran video seksualitas pra nikah ini pada umumnya banyak dilakukan kalangan remaja dan anak-anak, terlebih belakangan sering kali beredar video mesum artis seperti video mesum luna maya, ariel dan cut tari dsb, yang sudah pasti akan berpengaruh buruk bagi perkembangan ramaja.

    Salah satu penyebab Maraknya peredaran video seksualitas pranikah ini menurut Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta, karena lemahnya kontrol dan inkonsistensi dalam penerapan aturan hukum itu sendiri dalam menerapkan aturan undang-undang yang mengatur soal pornografi.

    Menurut ketua Ketua Komunitas Jangan Bugil Depan Kamera (JBDK) seperti di ungkapkan pada kompas.com, Peredaran video seksualitas pra nikah sejak tiga tahun terakhir ini, jumlah nya meningkat mencapai 800 video. Hampir 90 persen adalah video hubungan seksual (persenggamaan) yang dilakukan tanpa adany ikatan pernikahan.

    Akibat dari maraknya prilaku hubungan seksualitas pranikah ini,  tentu saja akan berakibat meningkatnya  jumlah aborsi yang dilakukan kalangan remaja

    Lebih memperihatinkan lagi menurut data JBDK bahwa pelaku video mesum pranikah kebanyakan dilakukan para remaja, 45 persen remaja yang melakukan hubungan sek mengakui adanya perilaku sexting. Sexting di Indonesia menyebar melalui ponsel, jejaring sosial, video chat room, dan online storage.

    Karena itu untuk menekan jumlah peredaran video seksualitas pra nikah yang kebanyakan dilakukan remaja ini, peran serta serta orang tua tentu sangat penting dalam melakukan kontrol terhadap prilaku anak sehingga peredaran video – video mesum tidak terus beredar dan meresahkan.

    Menurut ketua Ketua Komunitas Jangan Bugil Depan Kamera (JBDK) seperti di ungkapkan pada kompas.com, Peredaran video seksualitas pra nikah sejak tiga tahun terakhir ini, jumlah nya meningkat mencapai 800 video. Hampir 90 persen adalah video hubungan seksual (persenggamaan) yang dilakukan tanpa adany ikatan pernikahan

    Lebih memperihatinkan lagi menurut data JBDK bahwa pelaku video mesum pranikah kebanyakan dilakukan para remaja, 45 persen remaja yang melakukan hubungan sek mengakui adanya perilaku sexting. Sexting di Indonesia menyebar melalui ponsel, jejaring sosial, video chat room, dan online storage.

    BACA JUGA ARTIKEL BERKAITAN:
    Share/Bookmark this!
    Leave a reply

    Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

    Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

    *